Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 September 2009

Koffie Tobroek

Kopi tubruk dan rokok syek berat (rokok linting sendiri) judul buku ber jilid tersebut hampir setiap orang punya kenangan manis. Demikian juga dengan orang belanda yang pernah di indonesia sehingga buku kenangan kopi tubruk laris. KOPI TUBRUK atau koffie toebroek mempunyai berbagai versi antara lain kopi bubuk yang dijadikan satu dengan gula terkadang susu kemudian diseduh sebagai mana umumnya kopi di indonesia kini. Versi lain mengatakan kopi tubruk adalah kopi bubuk yang dimasak (digodok) di poci (pootje) dengan air kemudian kemudian disajikan. Dikenal juga turks koffie(kopi turky).

Mengenai asal kopi tubruk juga banyak versi antara lain kopi tubruk berasal dari kata tubruk(beradu,tubrukan) antara gula dan kopi yang dicampur sebelum diseduh atau dimasak versi lain menyebutkan tubruk berasal dari kata "TUBRUQ" yaitu kota pelabuhan di libya dimana kapal banyak belanda singgah. Tetapi yang sudah pasti kata kopi tubruk langsung mengingatkan orang belanda pada indonesia. Dimana ada kenangan manis semanis kopi tubruk lalu kenapa tidak semuanya minum kopi dengan cara tubruk? mengapa belanda minum kopi di filter dengan kertas?

Jawabnya karena kebiasaan, tapi ada juga yang mengatakan menurut penelitian konon kabarnya kopi tubruk itu mengandung terlalu banyak lemak kopi dan kolestrol (kopi bubuk bila disiram air dingin mengambang karena lemak) hingga membahayakan bila diminum terlalu banyak. Tetapi dalam segala makanan dan minuman akan bahaya bila terlalu banyak sebagai mana embah surip yang konon kabarnya meninggal karena air dingin. Selamat berbuka puasa dengan secangkir kopi tubruk

catatan : saya bukan dagang buku atau jualan kopi

Senin, 27 Juli 2009

Mie OngKLok Wonosobo AseLi

Mungkin anda pernah mendengar sejenis masakan mie yang disebut mie ongklok. Makanan ini ternyata khasnya adalah asli Wonosobo dan memang berasal dari sana. Meski Jenis Mie ini tidak setenar Mie Ayam atau mungkin Bakmi namun ada patutnya mencoba menikmati mie ongklok karena jelas rasanya maknyus punya. Sebetulnya ada beberapa penjual mie ongklok yang merambah ke kota-kota lain namun saya betul” menyarankan untuk mencobanya langsung di Wonosobo. Apa pasalnya ??? saya yakin luweh maknyus dan mantep tenan alias T O P karena anda bisa mencicipi langsung dari depo mie ongklok yang paling terkenal di Wonosobo dan sekaligus hawa dingin kota Wonosobo akan membuat masakan apapun terasa lebih nikmat. Nah jadi kapan ke Wonosobo ????

Mie ongklok dimasak dari ramuan bahan terpilih halah seperti mie mentah, kubis, kucai yang kemudian dimasukan dalam saringan kemudian dikocok - atau diongklok dalam Bahasa Jawa - di dalam kuali berisi air panas yang sudah dibumbui. ketika mie sudah masak kemudian ditambahkan ebi dan kuah kental khas dari bahan tepung kanji. Nah ketemu kan kenapa namanya mie ongklok, yang bikin nikmat lagi mie ongklok disajikan dengan sepiring sate ayam plus bumbu kacang.

Kebayang kan rasanya "dingin" sambil menikmati mie ongklok apalagi selain nyaman diperut bakalan nyaman dikantong karena harganya cukup murah (walaupun tidak bayar). Jadi kalo anda kebetulan lewat atau sengaja main ke Wonosobo pastikan anda mampir mencoba mie ongklok. Dan satu lagi, jangan lupa pastikan anda mencoba juga tempe kemul dan teh anget di Wonosobo. Namun hal yang satu ini kurang saya sarankan, karena beli satu mie ongklok belum kenyang, jadinya harus TANDUK



Jumat, 29 Mei 2009

Resep Mie Instant

bahan-bahan :

1) mie goreng instan
2) saos cabe
3) kecap manis
4) bawang goreng
5) mentega

cara masak :

1) rebus mie setengah matang. tiriskan
2) panaskan mentega. masukkan bumbu mie goreng (kecap, minyak dll). saos cabe dan tambahkan kecap manis. langsung masukkan mie yang sudah direbus. aduk-aduk.
3) hidangkan dengan taburan bawang goreng.

fn : dulu sih ini adalah resep andalan kalau makan mie. sekarang udah gak kepake lagi karena stop eating noodle.


Selasa, 26 Mei 2009

Jenis Mentega

Mau memcoba resep baru membuat roti dari majalah kesayangan Anda? Cermati kebutuhan bahannya, mentega atau margarin. Kedua bahan ini seringkali dianggap sama. Padahal, dari bahan pembuatnya saja, keduanya berasal dari materi yang berbeda.

Mentega atau butter dalam bahasa Inggrisnya, terbuat dari kocokan krim. Mayoritas kandungannya adalah lemak susu (80 persen). Sisanya adalah air dan susu padat. Mentega ada yang tawar dan ada pula yang asin.

Margarin regular sering juga disebut margarin brick atau hard terbuat dari minyak nabati. Penambahan susu padat pada margarin regular membuat rasanya tidak jauh berbeda dengan mentega. Pada margarin juga terdapat air, pewarna, zat aditif--termasuk vitamin A dan D. Seperti mentega, margarin hard juga memiliki lemak 80 persen.

Biasanya, untuk membuat roti digunakan mentega tawar. Selain rasanya, daya tahan kedua jenis mentega ini juga berbeda. Mentega asin cenderung lebih tahan lama karena garam yang ada pada mentega asin dapat bertindak sebagai pengawet.

Jenis lain, Cultured butter, mengandung 80 persen lemak susu. Tersedia dalam pilihan asin, agak asin, dan tawar. Mentega ini telah diberi zat tambahan yang membuat rasanya menjadi unik.

Ada juga Whipped butter, yaitu mentega yang telah mengalami peningkatan volume dengan cara meresapkan udara di dalamnya. Tak heran jika rasanyapun lebih lembut dan mudah dioleskan. Apalagi jika didinginkan, bentuknya tidak mudah berubah.

Sedang light/calorie-reduced butter adalah mentega yang hanya memiliki 60 persen lemak susu karena kandungan air dan susu padatnya lebih banyak. Mentega light mudah teroles rata. Namun, jika Anda mencoba mensubstitusi mentega hard dengan light untuk memanggang, tekstur makanan yang dipanggang akan menjadi lebih lembut.

Pilihan terbaik bagi kesehatan ialah margarin. Lalu bagaimana dengan mentega? Pakailah mentega untuk jenis masakan yang mengandalkan mentega sebagai perasa utama. Misalnya saja butter cookies, pound cakes, atau flaky croissants.

Jika kebetulan Anda kehabisan mentega, Anda bisa memakai margarin hard sebagai penggantinya. Ingat, pemakaian margarin soft pada masakan yang semestinya memakai mentega akan membuat tekstur dan volume masakan Anda menjadi berbeda.

Senin, 25 Mei 2009

Kopi dan Kepribadian

Dari jenis kopi yang disukai seseorang terletak pula ciri kepribadiannya. Apa dan bagaimana kopi menceritakan karakter peminumnya?

1. Kopi instan
Di mana-mana banyak dijual kopi instan. Yang dibutuhkan hanyalah air panas untuk menyeduhnya, aduk, langsung minum. Ada yang sudah dicampur susu, ada pula kopi murni. Penggemar jenis kopi ini biasanya ingin segala sesuatu cepat dan segera, tanpa perlu bersusah payah. Kadang mengorbankan kualitas demi mengejar waktu. Bisa jadi, perempuan pertama yang disukainya langsung “ditembak” untuk jadi pacar meski baru kenal seminggu.

2. Kopi non-kafein
Semua orang tahu, kopi mengandung kafein yang bisa membahayakan kesehatan, tetapi sering kali disangkal oleh para kopi mania. Bagi yang suka aroma kopi tapi takut akan kafeinnya, ada sejenis minuman yang disebut kopi non-kafein (decaf). Penggemar minuman ini sangat peduli pada masalah kesehatan. Sangat selektif memilih makanan atau minuman yang menyehatkan saja. Ia juga takut mengambil risiko yang bisa membahayakan dirinya.

3. Kopi giling
Ada yang suka minum kopi langsung dari biji kopi segar yang digiling. Di supermarket dan toko dijual jenis kopi segar ini. Namun, bila si dia punya alat giling kopi di rumahnya, berarti dia suka menggiling sendiri biji kopinya. Artinya, dia selalu ingin mengerjakan segala sesuatu sendiri, sangat mandiri, dan tidak tergantung pada siapa pun. Bisa pula diartikan, dia tidak mudah percaya pada orang lain.

4. Espresso
Jenis kopi ini sangat kuat dan sangat hitam karena dibuat langsung dari biji kopi dengan kadar air yang sangat sedikit. Disebut espresso karena cafe dan restoran menghidangkannya dalam waktu singkat di gelas kecil. Ini berkat teknologi mesin espresso dari Italia. Penggemar jenis kopi ini menyenangi pengalaman yang hebat, keras, dan penuh tantangan. Meski suka pada hal-hal berbahaya seperti mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Mereka juga biasanya sangat kreatif. Di sisi lain, mereka sangat penuntut, baik pada diri sendiri, maupun orang di sekitarnya.

5. Cappuccino
Cappuccino adalah espresso ditambah campuran susu, dihidangkan di gelas besar. Perpaduan kopi espresso dan susu menghasilkan warna coklat mirip pakaian para biarawan Capuchin, maka dinamakan cappucino. Penyuka jenis ini termasuk orang yang santai dalam menghadapi apa pun. Tidak mau diburu-buru, meski pada akhirnya segala sesuatu dapat dibereskannya. Hidup baginya seperti menikmati cappucino, ringan namun tetap nikmat.

6. Kopi campuran
Sekarang ini banyak kopi yang dicampur berbagai bahan sehingga menghasilkan aneka rasa. Ada kopi yang dicampur sirup karamel, ditambah bubuk kayu manis, atau ditambah moka. Penyuka jenis kopi ini tidak suka pada hal-hal yang dianggap wajar oleh banyak orang. Inginnya tampil dan berpikiran beda. Bersamanya, orang tidak pernah bosan, karena ia selalu menemukan hal-hal baru untuk dilakukan.

7. Kopi Irlandia
Ada satu jenis kopi yang sangat keras, yaitu kopi Irlandia (Irish coffee). Keras karena dicampur alkohol. Kopi dan alkohol punya efek bertentangan. Kopi membuat orang melek dan mengaktifkan kesadaran, sementara alkohol membuat pikiran tidak sadar. Penggemar minuman ini punya ide, pikiran, dan sifat yang kadang berseberangan. Dalam satu waktu, ia bisa terlihat gembira, dan sejenak kemudian murung.

8. Kopi tubruk
Bubuk kopi diseduh bersama ampasnya, kadang tanpa gula, dan diminum selagi ampasnya masih mengambang. Penggemar kopi ini suka segala sesuatu yang alamiah, dan tidak toleran pada kebohongan. Betapa pun pahitnya sebuah kebenaran, ia akan menerima.