Selasa, 02 Juni 2009

Vote Taman Nasional Komodo

Ketika 10 Mei 2009, kedudukan Taman Nasional Komodo (TNK) masih berada pada peringkat ke-9 dari 56 kandidat 7 keajaiban alam dunia yang baru (New 7 Wonders of Nature) pada kategori/group "E: Forests, National Parks, Nature Reserves". Namun menjelang batas akhir pemilihan 7 Juli 2009, kedudukan TNK justru merosot ke posisi 15. Posisi yang sangat berbahaya bagi TNK untuk dapat masuk ke tahapan penjurian berikutnya.

Menurut ketentuan, dari 256 kandidat yang saat ini bertarung dan dibagi ke dalam 7 kategori/group, hanya peringkat pertama s.d sebelas dari setiap kategori yang berhak maju ke tahapan 77 besar, dimana ke-77 kandidat ini nantinya akan dinilai oleh sebuah tim ahli yang dipimpin mantan Dirjen UNESCO Federico Mayor. Tim ahli inilah yang nantinya akan memilih 21 kandidat sebagai finalis yang akan dipilih kembali oleh publik. Hasilnya, peringkat pertama s.d tujuh akan ditetapkan sebagai 7 keajaiban alam yang baru.

Melihat posisi TNK yang terus merosot, maka seandainya pada tanggal 7 Juli 2009 (batas akhir pemilihan tahap sekarang) posisi TNK masih diluar 11 besar, maka otomatis TNK akan tersingkir pada tahapan ini. Nasibnya akan sama dengan Candi Borobudur yang tersingkir dari kontes 7 keajaiban dunia tahun 2007.

TNK sendiri saat ini bersaing ketat dengan Tree of Life (peringkat 8 dari Bahrain), Okawango Delta (9/Botswana), Christmas Island (10/Oceania), El Yunque (11/Puerto Rico), River Gambia (12/Gambia), Central Suriname(13/Suriname), Pandjari National Park (14/Benin), Eua National park (16/Tonga), Loango National Park (17/Gabon) dan Somali Montane Xeric Woodland (18/Somalia).

Untuk itu. ayo lupakan sejenak hingar bingar proses pencapresan dan pencawapresan, mari ramai-ramai memberi dukungan kepada TNK. Beritahu eyang, om, tante, kakak, adik, sepupu, keponakan, saudara, tetangga, teman jauh dan dekat untuk memilih TNK di website New 7 Wonder.

Kepada pejabat Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar), masih ada waktu untuk mengkampanyekan TNK ke sekolah-sekolah dan pesantren agar "menconterng TNK" di sekolah/pesantren dengan fasiltas online yang disediakan Depbudpar. O ya … jangan lupa pula, kalau anda memiliki akses ke tim sukses capres/cawapres, minta kepada mereka untuk membisikan kepada para calon pemimpin negeri ini untuk mengkampanyekan juga program pilih TNK. Lupakan sejenak ideologi partai pengusung capres/cawarpes atau aliran ekonomi yang akan diusungnya, mari bersama-sama mengkampanyekan TNK. Karena bagaimanapun, siapapun presidennya nanti, kita semua tentunya akan bangga kalau TNK bisa masuk ke dalam 7 besar keajaiban alam dunia.

Untuk mendukung TNK, caranya bisa ikuti petunjuk dibawah ini:

- Tulis alamat email anda pada kotak di alamat berikut NOMINASI
- Pada combo box “vote 1” pilihlan continent “Asia” kemudian candidate “Komodo National Park (INDONESIA)”.
- Pada combo box “Vote 2” hingga “Vote 7” pilihlah Continent dari Candidate yang memiliki rangking paling rendah (untuk melihat peringkat klik: DISINI)
- Salin kode Anti Spam pada text box yang tersedia. Kemudian klik SUBMIT
- Setelah submit, isi biodata anda kemudian SUMBIT
- Setelah mendapat ucapan “Thank you for participating” segera cek email anda. Klik link yang diberikan sebagai tanda konfirmasi.

11 komentar:

  1. siap mendukung.
    contreng komodo.

    BalasHapus
  2. sebenarnya lebih ajaib dengan peningkatan hutang negara ini, kalo komodo kan udah binatang purba mas, wajarlah, lha jaman sekarang aspal sama bandara aja dimakan sama orang je... hahaha,... aku wis vote bebrapa kali kok...

    BalasHapus
  3. CAPRES DAN CAWAPRES MULAI SALING SERANG

    Hardikan, kecaman, hinaan mulai dilakukan para capres dan cawapres. Tim sukses pun tak mau ketinggalan, mulai melancarkan aksi balasan.

    Mendengar kata demi kata aksi tersebut, hati serasa miris jadinya. mereka saling memburukkan, membingungkan saling serang mempertontonkan pola kampanye yang tidak sehat.

    Sempitnya fikiran tim sukses pemenangan capres dan cawapres tentang strategi dan karakter calon yang diusung semakin terlihat jelas. Mereka tidak menjelaskan kepada publik apa visi dan misi capres dan cawapresnya. Yang terjadi saling serang, saling memburukkan, debat kusir. Semua yang dilakukan justru akan semakin memperparah keadaan.

    Dalam mata khayal, terbayang bagaimana jika budaya saling menyerang ini berimbas ke tingkat bawah. Semua bisa menimbulkan gesekan antar simpatisan calon. Yang kalah akan terjajah, marah, sehingga menimbulkan tawuran antar pendukung.

    sumber:http://asyiknyaduniakita.blogspot.com/

    BalasHapus
  4. ajakan yang bagus dan simpatik, mas luqman. TNK sebagai bagian yang tak terpisahkan dari budaya kita perlu kita kembangkan. siapa lagi kalau bukan kita? semoga nasibnya tak setragis borobudur.

    BalasHapus
  5. SAYA TIDAK SEPAKAT JIKA YNK MASUK 7 KEAJAIBAN DUNIA.
    kita menjadi tidak bisa sepenuihnya mengelola karena da campur tangan asing disana...
    INGAT!!!! kasus borobudur, dgn masuk 7 keajaiban dunia (UNESCO) maka masyarakat borobudur menjadi tdk banyak mendapat keuntungan dari keberadaan candi ini.
    KECAMATAN BOROBUDUR ADALAH KECAMATAN TERMISKIN NO 3 DI KABUPATEN MAGELANG....

    dan ingat, BOROBUDUR masih masuk dalam 7 keajaiban dunianya UNESCO. yang dulu pernah tdk masuk adalah hasil surveynya sebuah Lembaga Survey di Swiss Eropa sono.

    BalasHapus
  6. enaknya gimana nih... ikut mas ciwir atu.hhhhmmm bingung nih

    BalasHapus
  7. Alhamdulillah akhirnya bisa juga buka Blog Lukman maaf kalau selama ini bukan ndak mau komentar tapi seringkali gagal membukanya .. udah baca Basmallah loh

    VOTE !@

    BalasHapus
  8. opo to sakjane iki soko nggone @ciwir

    BalasHapus
  9. Aku melu bingung... jane apa sich untungnya masuk 7 keajaiban Dunia itu.... ?? Seluruh biaya konversi ditanggung mereka atau malah menceraikan sang obyek dari masyarakat setempat... (doh) Pokokke apa yang baik untuk bangsa dan negara wae lah...

    BalasHapus